Makanan Sehat Tinggi Kalori
Hallo Healtyfellas !!!...
Sebagian orang banyak yang tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Ada yang merasa terlalu kurus dan ada yang merasa gemuk. Untuk mencapai bentuk badan idealnya, banyak dari mereka yang melakukan diet.
Sebenarnya diet itu apa sih?
Diet itu sendiri pada dasarnya adalah pola makan, yang cara dan jenis makannya di atur. Tujuan dari diet sendiri selain untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, adalah untuk mencapai atau menjaga berat badan. Karena, seperti yang kita ketahui sendiri bahwa, jika berat badan kita berlebih atau bahkan sampai obesitas, itu akan menimbulkan banyak penyakit berbahaya seperti, jantung, diabetes dan lain-lain.
Apakah diet hanya untuk yang ingin menurunkan berat badan saja?
Tentu tidak. Diet untuk menurunkan berat badan itu disebut dengan diet defisit kalori. Maksud dari defisit kalori ini adalah jumlah kalori yang masuk ketubuh kita lebih sedikit dari kalori yang biasa kita konsumsi. Sedangkan diet untuk menaikkan berat badan adalah diet surplus kalori. Diet surplus kalori ini adalah jumlah kalori yang harus kita konsumsi lebih banyak dari pada jumlah kalori yang biasanya kita konsumsi.
Nah, jika kalian ingin menaikkan dan menurunkan berat badan, apa aja sih yang harus kalian lakukan?
Jika kita ingin diet, baik itu diet defisit kalori maupun surplus kalori , kita harus makan makanan yang bergizi seimbang.
Kebanyakan dari mereka ingin menurunkan berat badan, maka bagaimana dengan seseorang yang terlalu kurus dan ingin menaikkan berat badannya. Karena selama ini diet itu sendiri identik dengan mereka yang ingin menurunkan berat badan saja.
Apa saja makanan sehat yang memiliki kalori yang tinggi untuk menaikkan berat badan?
1. Daging Merah
Daging merah merupakan makanan tinggi kalori yang dapat membantu menaikkan berat badan serta membentuk otot. Dalam 170 gram daging merah (dalam bentuk steak) mengandung sekitar 256 kalori dan 49 gr protein. Daging merah juga memiliki kandungan asam amino bernama leusin yang diperlukan oleh tubuh untuk mendorong sintesis protein dan menambah massa otot.
2. Kacang-kacangan
Jika ingin mencari sumber protein, lemak, dan kalori yang sehat untuk menambah energi sehari-hari, maka kacang-kacangan bisa menjadi pilihannya. Salah satu jenis kacang yang disarankan adalah kenari. Karena, per 28 gram (satu porsi) kacang kenari mengandung sebanyak 185 kalori dan 4 gr protein. Untuk memperoleh manfaatnya secara optimal, cobalah mengonsumsi satu atau dua porsi berbagai jenis kacang setiap hari sebagai camilan.
3. Alpukat
Alpukat dikenal sebagai salah satu sumber lemak yang baik, sehingga menjadi buah yang banyak dipilih seseorang ketika diet. Meski begitu, rupanya alpukat juga memiliki kalori cukup tinggi, karena dalam satu buah alpukat mengandung sebanyak 322 kalori. Alpukat juga diketahui kaya akan kalium, asam pantotenat, folat, dan vitamin C. Apabila ingin menambah asupan kalori secara sehat, kita dapat mengonsumsi alpukat sebagai camilan di sela-sela waktu makan atau mengolahnya menjadi jus tanpa gula yang segar.
4. Kentang
Kentang adalah salah satu contoh makanan tinggi kalori yang bisa membantu menambah ekstra kalori dan karbohidrat untuk menaikkan berat badan serta meningkatkan simpanan glikogen otot. Glikogen merupakan cadangan glukosa yang digunakan tubuh sebagai energi. Selain itu, kandungan pati resisten pada kentang juga bermanfaat membantu menyehatkan bakteri di usus. Anda dapat mengonsumsi kentang dengan cara direbus atau memanggang langsung bersama kulitnya. Namun, pastikan kentang telah dicuci dengan bersih sebelum mengolahnya menjadi makanan, ya.
5. Cokelat Hitam
Makanan tinggi kalori lainnya adalah cokelat hitam. Dalam 100 gr cokelat hitam dengan 60–75% kakao diketahui mengandung sekitar 600 kalori. Tidak hanya itu, camilan ini juga mengandung berbagai nutrisi, seperti antioksidan, serat, dan magnesium yang baik untuk tubuh. Kita dapat mengonsumsi cokelat hitam secara langsung atau menambahkannya ke dalam sereal.
6. Ikan Salmon
Selain dikenal sebagai sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan, ikan salmon juga memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Dalam 170 gr ikan salmon (berbentuk filet) mengandung sekitar 350 kalori, 37 gr protein, dan 22 gr lemak. Ikan salmon dapat dinikmati dengan cara dikukus, dipanggang, direbus, atau ditumis. Agar kesegaran dan nutrisinya tetap terjaga, disarankan untuk menyimpan ikan salmon mentah di dalam freezer menggunakan wadah kedap udara.
7. Telur
Telur termasuk makanan tinggi kalori sekaligus protein yang bermanfaat untuk membentuk otot. Satu butir telur (50 gr) mengandung kalori sebanyak 74 kkal. Untuk menambah asupan kalori, pastikan untuk mengonsumsi bagian putih dan kuning telur. Penyajian telur untuk menu sehari-hari pun cukup mudah. Telur bisa dikonsumsi dengan cara direbus, digoreng menggunakan sedikit minyak, atau diolah menjadi menu lezat lainnya.
8. Nasi
Nasi merupakan makanan pokok orang Indonesia yang pasti tersedia dalam menu makanan sehari-hari. Makan pokok ini termasuk ke dalam kategori makanan tinggi kalori karena per 158 gram nasi putih mengandung 204 kalori dan 44 gr karbohidrat. Untuk meningkatkan kandungan protein dan menambah rasa pada nasi putih, kita bisa mengolahnya menjadi butter rice atau nasi mentega yang ditambahkan keju dan telur orak-arik.
9. Olahan Susu
Produk olahan susu, seperti keju, mentega, dan susu harus menjadi makanan pokok bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Kalsium di dalam produk olahan susu mampu membangun tulang yang kuat. Sementara lemak pada mentega menjadi makanan yang mampu menaikkan berat badan dengan baik.
Itulah daftar makanan sehat yang tinggi kalori untuk yang sedang menjalani program diet surplus kalori. Dengan informasi diatas, semoga dapat membantu kalian dalam mencapai berat badan ideal ya...
Semangat untuk hidup sehat dan salam sehat Healtyfellas!!!
.jpeg)

Komentar
Posting Komentar